SOSIOLOGI : ILMUAN, POKOK KAJIAN, OBJEK DAN CIRI-CIRI SOSIOLOGI
1. Ilmuan Sosiologi
a.) Auguste Comte
orang pertama yang memperkenalkan sosiologi. sehingga digelari "BAPAK SOSIOLOGI".
mengemukakan teori perkembangan manusia : teologis, matafisik, positif.
orang pertama yang memperkenalkan sosiologi. sehingga digelari "BAPAK SOSIOLOGI".
mengemukakan teori perkembangan manusia : teologis, matafisik, positif.
b.) Karl Mark
Mengemukakan pendekatan naturalisme dialeksis. Sejarah masyarakat merupakan sejarah perjuangan kelas. kelas borjuis (kaum kapitalis) dan kaum buruh (proletar)
c.) Herbert Spencer
Mengemukakan pendekatan analisis organik. yaitu tentang "Evolusi sosial" : masyarakat primitif - masyarakat militan - masyarakat industri
Mengemukakan pendekatan analisis organik. yaitu tentang "Evolusi sosial" : masyarakat primitif - masyarakat militan - masyarakat industri
d.) Max Weber
Mengemukakan pendekatan verstehen (pemahaman). Keterkaitan etika protestan dengan masyarakat kapitalis Eropa Barat (The Protestant Ethic)
e.) Emile Durkheim
Mengemukakan Pendekatan fungsionalisme.
Teori Solidaritas : 1. Solidaritas mekanis (persamaan)
Teori Solidaritas : 1. Solidaritas mekanis (persamaan)
2. Solidaritas organis (keragaman fungsi)
2. Pokok Kajian Sosiologi
a.) Fakta Sosial (Emile Durkheim)
Fakta sosial adalah pola atau sistem yang memberi pengaruh pada cara berfikir dan bertindak.
b.) Tindakan Sosial (Max Weber)
Tindakan sosial adalah suatu tindakan yang dilakukan dengan mempertimbangkan perilaku orang lain.
c.) Khayalan sosiologi (Wright Mill)
Khayalan sosiologi adalah cara untuk memahami apa yang terjadi di masyarakat maupun yang terdapat dalam diri manusia.
d.) Realitas Sosial (Peter L. Berger)
Realitas Sosial adalah kenyataan atau fakta yang terdiri dalam kehidupan masyarakat.
3. Objek Sosiologi
a.) objek formal : kehidupan sosial, gejala, dan proses hubungan antarmanusia
b.) objek material : manusia sebagai makhluk sosial atau masyarakat
4. Ciri-Ciri Ilmu Sosiologi
a.) Empiris
didasarkan pada observasi kenyataan dan tidak boleh menduga-duga
b.) Teoritis
selalu berusaha menyusun abstraksi (kesimpulan logis)
c.) Kumulatif
disusun atas dasr teori yang sudah ada
d.) Nonetis
tidak mempersoalkan baik buruk masalah sosial, tetapi menjelaskan masalah tersebut secara mendalam.
Komentar
Posting Komentar